Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 18 Mei 2011

Ruang Lingkup Materi Al-quran Hadits Mts / MA

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Dalam sebuah mata pelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik, tentunya sebagai seorang guru harus terlebih dahulu mengerti kira-kira apa saja bahan materi serta sejauh mana ruang lingkupnya yang akan disampaikan. Karena dalam proses pembelajaran kita tidak boleh mengajarkan sesuatu yang keluar dari scope atau ruang lingkupnya, jadi sesulit apapun materi yang akan disampaikan harus tetap dalam koridor mata pelajaran tersebut. Salah satu contoh Kali ini kami akan membahas tentang ruang lingkup mata pelajaran Al-qur’an dan Hadits MTS/MA. Oleh karena itu untuk lebih jelasnya akan kami jelaskan dalam pembahasan dibawah ini. Agar sebagai seorang guru kita tidak bingung dalam menentukan apa yang akan kita sampaikan kepada peserta didik.
B. RUMUSAN MASALAH
a) Apa saja ruang lingkup mata pelajaran Al-qur’an dan hadits MTS/MA?
b) Apa Masalah dasar-dasar ilmu al-Qur’an dan al-Hadits?
c) Apa Tema-tema yang ditinjau dari perspektif al-Qur’an dan al-hadits?
d) Apa tujuan Mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits bagi siswa?
e) Bagainmana Contoh aplikasi ruang lingkup mata pelajaran Al-qur’an dan hadits?


C. TUJUAN
a) Untuk menjelaskan ruang lingkup mata pelajaran Al-qur’an dan hadits MTS/MA.
b) Untuk menjelaskan Apa Masalah dasar-dasar ilmu al-Qur’an dan al-Hadits.
c) Untuk menjelaskan Tema-tema yang ditinjau dari perspektif al-Qur’an dan al-hadits.
d) Untuk menjelaskan tujuan Mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits bagi siswa.
e) Untuk menjelasakan Bagainmana Contoh aplikasi ruang lingkup mata pelajaran Al-qur’an dan hadits.
D. MANFAAT
Agar sebagai guru kita tidak bingung dengan materi yang akan kita sampaikan kepada peserta didik khususnya dalam pelajaran Al-qur’an hadits.








BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A. Ruang Lingkup Pembelajaran Al-Qur’an-Hadits MTS/MA
Dalam mata pelajaran al-qur’an dan hadits ada beberapa komponen yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut :
1) Menjelaskan tentang ayat-ayat Al-qur’an dan hadits
Maksudnya adalah ayat-ayat Al-qur’an atau hadits yang diambil sebagai bahan materi atau bahan ajar yang telah disesuaikan dengan tingkat pendidikan baik di MTS maupun MA.
2) Mufrodat
Untuk mufrodat, biasanya tidak disebutkan semuanya melainkan hanya beberapa mufrodat saja yang dianggap sukar bagi siswa. Hal ini bertujuan untuk memudahkan para peserta didik dalam hal pemahaman. Karena mereka tahu arti mufrodatnya.

3) Terjemah
Adalah menyalin atau memindahkan daripada suatu bahasa kepada bahasa yang lain, mengalihbahasakan . Dengan ini akan membantu siswa dalam memahami ayat Al-qur’an dan hadits yang berkaitan dengan mata pelajaran karena menghafalkam terjemah biasanya lebih mudah daripada teks aslinya.
4) Tafsir atau penjelasan
Tafsir atau penjelasan ini juga dapat membantu siswa dalam memahami ayat Al-qur’an dan hadits yang berkaitan dengan mata pelajaran karena menghafalkan saja tidak cukup, harus dengan memahami atau menjelaskan. Karena dengan menjelaskan materi akan lebih kuat tersimpan dalam ingatan siswa dan sulit terlupakan.
5) Tajwid
Pengertian Tajwid menurut bahasa (ethimologi) adalah: memperindah sesuatu.
Sedangkan menurut istilah, Ilmu Tajwid adalah pengetahuan tentang kaidah serta cara-cara membaca Al-Quran dengan sebaik-baiknya. Tujuan ilmu tajwid adalah memelihara
bacaan Al-Quran dari kesalahan dan perubahan serta memelihara lisan (mulut) dari
kesalahan membaca. Belajar ilmu tajwid itu hukumnya fardlu kifayah, sedang membaca
Al-Quran dengan baik (sesuai dengan ilmu tajwid) itu hukumnya Fardlu ‘Ain.

B. Masalah dasar-dasar ilmu al-Qur’an dan al-Hadits, meliputi:
1. Pengertian al-Qur’an menurut para ahli
2. Pengertian hadits, sunnah, khabar, atsar dan hadits qudsi
3. Bukti keotentikan al-Qur’an ditinjau dari segi keunikan redaksinya, kemukjizatannya, dan sejarahnya
4. Isi pokok ajaran al-Qur’an dan pemahaman kandungan ayat-ayat yang terkait dengan isi pokok ajaran al-Qur’an
5. Fungsi al-Qur’an dalam kehidupan
6. Fungsi hadits terhadap al-Qur’an
7. Pengenalan kitab-kitab yang berhubungan dengan cara-cara mencari surat dan ayat dalam al-Qur’an
8. Pembagian hadis dari segi kuantitas dan kualitasnya
C. Tema-tema yang ditinjau dari perspektif al-Qur’an dan al-hadits, yaitu:
1. Manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi.
2. Keikhlasan dalam beribadah
3. Nikmat Allah dan cara mensyukurinya
4. Perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup
5. Pola hidup sederhana dan perintah menyantuni para dhuafa
6. Berkompetisi dalam kebaikan.
7. Amar ma ‘ruf nahi munkar
8. Ujian dan cobaan manusia
9. Tanggung jawab manusia terhadap keluarga dan masyarakat
10. Berlaku adil dan jujur
11. Toleransi dan etika pergaulan
12. Makanan yang halal dan baik
13. Ilmu pengetahuan dan teknologi.
D. Mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits bertujuan untuk :
1. Meningkatkan kecintaan peserta didik terhadap al-Qur’an dan hadits
2. Membekali peserta didik dengan dalil-dalil yang terdapat dalam al-Qur’an dan hadits sebagai pedoman dalam menyikapi dan menghadapi kehidupan
3. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan al-Qur’an dan hadits yang dilandasi oleh dasar-dasar keilmuan tentang al-Qur’an dan hadits.
E. Contoh ruang lingkup mata pelajaran Al-qur’an dan hadits
 Contoh Al-qur’an
a) Ayat Al-qur’an tentang amar ma’ruf nahi mungkar, QS.Al-Imran : 110

كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْراً لَّهُم مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
b) Mufrodat
Umat : أُمَّةٍ
Menyuruh : تَأْمُرُونَ
Mencegah : وَتَنْهَوْنَ
Beriman : وَتُؤْمِنُون

c) Terjemah
Artinya “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka ada yang beriman, dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang fasik”.

d) Tafsir atau penjelasan
Ayat tersebut menjelaskan bahwa umat yang paling baik di dunia ini adalah umat yang mempunyai dua sifat utama, yaitu mengajak kepada kebaikan dan mencegah kepada kemunkaran dan senantiasa beriman kepada Allah SWT.

e) Tajwid
• أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ adalah bacaan idhar, karena ada tanwin bertemu dengan salah satu huruf halqi (ا,ع,غ,ح,خ,ه).
• عَنِ الْمُنكَرِ adalah contoh bacaan ikhfa’, karena ada nun sukun bertemu dengan salah satu huruf ihfa’ yaitu” ك “.

 Contoh hadits
a) Hadits tentang amar ma’ruf nahi mungkar

عَنْ أَبِي سَعِيْد الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ
[رواه مسلم]
b) Mufrodat
Mendengar : سَمِعْتُ
Melihat : رَأَى
Maka rubahlah! : فَلْيُغَيِّر

c) Terjemah
Artinya: “Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Siapa yang melihat kemunkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman”. (Riwayat Muslim)
d) Tafsir atau penjelasan
Hadits diatas menjelaskan bahwasannya jikalau kita menjumpai kemungkaran maka rubahlah! (cegahlah!) dengan tangan kita, jikalau tidak bias maka dengan lisan dan jikalau tidak bias lagi tolaklah dengan hati kita.
Pelajaran yang terdapat dalam hadits diatas :
1. Menentang pelaku kebatilan dan menolak kemunkaran adalah kewajiban yang dituntut dalam ajaran Islam atas setiap muslim sesuai kemampuan dan kekuatannya.
2. Ridho terhadap kemaksiatan termasuk diantara dosa-dosa besar.
3. Sabar menanggung kesulitan dan amar ma’ruf nahi munkar.
4. Amal merupakan buah dari iman, maka menyingkirkan kemunkaran juga merupakan buahnya keimanan.
5. Mengingkari dengan hati diwajibkan kepada setiap muslim, sedangkan pengingkaran dengan tangan dan lisan berdasarkan kemampuannya.

e) Tajwid
• مَنْ رَأَى adalah contoh bacaan idghom bilagunnah, karena ada nun sukun bertemu dengan salah satu huruf idghom bilagunnah yaitu “ر”.







BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Bahwa dalam pembahasan kali ini adalah tentang ruang lingup mata pelajaran Al-qur’an dan hadits dan ada beberapa komponen yang perlu kita perhatikan, antara lain :
 Materi ayat Al-qur’an/ hadits
 Mufrodat/ arti kata-kata
 Terjemah
 Tafsir/ penjelasan
 tajwid

B. KRITIK DAN SARAN

Kami selaku pemakalah dari awal sadar akan banyaknya kekurangan yang ada pada makalah kami ini, oleh karena itu berbagai kritik dan saran yang bersifat konstruktif dan solutif akan kami terima dari teman-teman semuanya.




DAFTAR PUSTAKA

Dhesmae. (2011, 04). Memahami Ayat-Ayat Al-Qur'an. Retrieved 05 Selasa, 17, From Dhesmae.Blogspot: Http://Dhesmae.Blogspot.Com/2011/04/Memaham- Ayat-Aya- Al-Qur'an-Tentang.Html
Haditsarbain. (2007, 06 09). Hadits 34 Amar Ma'ruf Nahi Mungkar. Retrieved 05 Selasa, 2011, From Haditsarbain.Wordpress.Com: Http://Haditsarbain.Wordpress.Com/2007/06/09/Hadits-34-Amar-Maruf-Nahi-Munkar/
Izaskia. (2010, 03 17). Ruang Lingkup Pembelajaran Quran Hadits Madrasah Aliyah. Retrieved 05 Selasa, 2011, From Izaskia.Wordpress.Com: Http://Izaskia.Wordpress.Com/2010/03/17/Ruang-Lingkup-Pembelajaran-Qur%E2%80%99an-Hadits-Madrasah-Aliyah/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar